Presentasi dan Flash
Intro
Macromedia Flash sebagaimana kita tahu lebih dikenal sebagai program untuk membuat berbagai macam animasi interaktif. File-file hasil exporting dari flash-pun sekarang telah banyak menghiasi halaman web. Bahkan menggantikan peran dari program-program pembuat halaman web, karena tak sedikit halaman web berisi content file flash penuh.
Selain kemampuannya dalam hal animasi, dengan flash kita juga dapat menciptakan proyek multimedia dengan menambahkan suara dan video. Berbagai tool untuk kebutuhan desain visualpun selalu diperbarui dari versi ke versi. Built-in ActionScript akan memberi kita kebebasan yang lebih dalam berkreativitas untuk memberi sentuhan interaktif program. Beberapa fitur inilah yang membuat flash sebagai salah satu program favorit para animator untuk mengolah berbagai keperluan pembuatan program animasi dan multimedia.
Niat pupus?
Namun dengan berbagai fitur tersebut seharusnya lebih banyak bentuk yang dapat kita ciptakan. Dan tentunya memang demikian, termasuk sebagai alternatif untuk membuat presentasi. Kenapa tidak banyak disentuh? Kenapa juga ide ini selalu dilewatkan dan niat ini mesti pupus jika kita dihadapkan pada kebutuhan pembuatan presentasi?
Salah satu alasannya..
mungkin karena Flash ‘looks like’ program tingkat lanjut, dimana semua fitur-fitur di dalamnya seharusnyalah dipelajari satu persatu terlebih dulu. Program ini makin seram dengan partnernya ActionScript, yang notabene merupakan momok bagi banyak orang terutama kalangan non IT. Meskipun yang namanya momok itu memang menakut-nakuti, dan cuma sebagai kambing hitam dari rasa malas belajar. Padahal, tahukah Anda bahwa tanpa actionscript sama sekali–pun sebuah movie flash dapat dibuat. Kalaupun ingin membuat sesuatu yang lebih, dengan beberapa script standar saja kita sudah dapat membuat animasi yang menarik. Semua tergantung dari niat dan kreativitas.
Flash Slide Presentation
Jika diatas adalah salah satu alasan, ternyata di Flash juga ada salah satu fitur yang tidak banyak diperhatikan atau digunakan, yakni Flash Slide Presentation (bahkan penulispun dulu sempat melewatkannya). Seseorang biasanya memulai proyek dengan membuat file flash baru, mungkin karena sifat stage yang lebih familiar dan fleksibel untuk di’apa-apa’kan, dan memang demikian halnya. Buku-buku panduan untuk program inipun membahas fitur dan langkah dalam panggung tersebut. Padahal, Slide Presentation juga manusia, maksudnya salah satu fitur yang cute dan manis untuk dicoba. Jika Anda terbiasa membuat file presentasi dengan program macam Microsoft PowerPoint, dengan fitur ini Anda tidak akan menemui kesulitan menggunakannya.
Dalam silde presentation, tampilan dan aturan slide presentasi hampir sama dengan program serupa lainnya. Untuk mengisinya dengan objek, Anda juga tinggal melakukan drag dan mengatur properties objek tersebut seperlunya. Objek-objek seperti tombol atau file suara telah tersedia dan siap digunakan. Jika Anda tak mau repot-repot membuat desain, Flash menyediakan beragam desain template presentasi. Template tersebut sudah lengkap dengan berbagai content baik teks, gambar, grafik, tombol navigasi dan lain sebagainya. Anda tinggal mengatur komposisi objek-objek tersebut sesuai kebutuhan. Dan jangan salah, desain template yang tersedia disini tidak layak jika disebut desain standar.

Jika Anda sebelumnya telah akrab menggunakan Flash dan memiliki bekal yang cukup, disini Anda dapat berbuat lebih. Berbagai content dapat Anda masukkan pada slide presentasi Anda. Anda dapat menerapkan animasi untuk slide, menambahkan suara, bahkan melengkapi presentasi Anda dengan file video. Berbeda dengan PowerPoint, untuk menambahkan video Anda mungkin memerlukan program tambahan yakni Ms Producer. Tapi jika Anda menggunakan versi terbaru dari Flash yakni Flash 8, fitur untuk keperluan ini telah banyak diperbarui. Dengan berbagai pemanfaatan fitur ini, tentunya akan menjadikan file presentasi Anda kaya akan berbagai content multimedia. Ditambah lagi, Macromedia telah merilis Macromedia Breeze. Software ini dapat Anda manfaatkan untuk melakukan presentasi online dengan bantuan flash player pada PC user.
Bagaimana output filenya?
Untuk penyelesaian hasil output, Flash menyediakan pilihan bentuk file output yang lebih beragam. Tentunya bentuk output ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Anda dapat mengemasnya dalam bentuk file movie flash (swf), html, atau file aplikasi stand-alone (exe) dimana Anda tak perlu lagi Flash Player untuk menjalankannya.
Berbagai fitur, kemudahan, dan fleksibilitas yang menyeluruh pada content multimedia tersebutlah, layak kiranya jika Flash dijadikan salah satu alternatif program untuk kebutuhan membuat presentasi. Untuk mengetahui lebih jauh pemanfaatan Flash, Anda dapat mengunjungi websitenya, http://www.adobe.com.