Konsep Object-Oriented Programming (OOP)


Oleh : YB Dwi Atmojo (Yos) - 2006

yos@wahanakom.com

 

Bahasa pemrograman (programming language) merupakan bahasa yang dipakai oleh suatu program aplikasi untuk membuat aplikasi-aplikasi lain yang kita inginkan, misalnya kita ingin membuat aplikasi kalkulator. Kemudian orang menyebut program aplikasi ini sebagai Application Development Tool. Contoh program ini adalah :

·         Versi DOS (16 bit): Basic, Pascal, Clipper

·         Versi Windows (32 bit) : Visual Basic, Visual FoxPro, Visual C++, Delphi Phyton

·         Versi Linux : Qt, KDevelop, Kylix

Dari contoh program diatas, masing-masing memiliki bahasa yang berbeda dengan yang lain. Dari ketiga kategori program diatas yang paling berbeda adalah versi DOS, karena pada program-program versi DOS kebanyakan masih menggunakan konsep prosedural standar, sedangkan versi Win32 dan Linux sudah menggunakan konsep Object Oriented Programming (OOP).

Selanjutnya jika kita sudah memahami konsep OOP maka kita tidak akan bingung dan kesulitan menentukan bahasa pemrograman mana yang akan kita gunakan dan bagaimana menggunakannya.

 

1.      Apa yang dimaksud OOP

OOP adalah suatu sistem pemrograman yang dikembangkan berdasarkan suatu inspirasi bahwa sebenarnya suatu program mempunyai kelakuan seperti halnya object-object yang sehari-hari kita gunakan, misalnya telpon. Sehingga inti dari OOP sebenarnya adalah object.

 

2.      Apa yang dimaksud Object

Object memiliki 2 karakteristik yaitu mereka memiliki keadaan (state) dan kelakuan (behavior). Sebagai contoh, burung memiliki keadaan yaitu warna bulu, bentuk mata, lapar dan kelakuan yaitu berkicau, terbang, dan sebagainya.

Demikian juga dengan object di dalam program memiliki keadaan dan kelakuan. Selanjutnya keadaan ini disebut properties, dan kelakuan pada object program biasanya dibagi menjadi dua event dan method. Event adalah respon object terhadap action yang dikenakannya, dan method adalah procedure yang  dijalankan oleh object.

Contoh jika kita membuat suatu tombol di program maka tombol itu akan memilik name, color, height, width sebagai properties, Click, GotFocus, LostFocus sebagai event, dan Refresh, SetFocus sebagai method. Sedangkan penulisan dari object beserta properties, event, dan method nya dengan aturan : NamaObject.[Properties/Event/Methods][=][Nilainya], contoh kita membuat tombol dengan nama ‘ButtonClose’, untuk menulis properties tinggi/height nya caranya : ButtonClose.Height = 10 atau menulis event click : ButtonClose.Click

 

                                                  

 

3.      Apa itu Class

Semua properties, events, dan method dari suatu object terangkum di dalam suatu definisi class, dengan kata lain class merupakan blueprint  dari  properties, events, dan method. Selanjutnya class memiliki karakteristik :

-          Encapsulation merupakan penggabungan (packaging) dari properties dan methods ke dalam bentuk object yang tampak, misalnya listbox

-          Subclasses merupakan proses penggunaan suatu class dengan menambah properties atau methods tertentu, tanpa merubah properties dan methods yang ada.  

-          Inheritence. Dengan inheritence jika kita merubah class, maka perubahan itu akan nampak di semua subclass yang berbasis class tersebut.

 

4.      Beberapa Contoh Pembuatan Class

Penulisan definisi suatu class berbeda-beda berdasarkan bahasa pemrograman yang digunakan. Misal kita akan membuat class HP.

 

Ø      Visual FoxPro

 

DEFINE CLASS HP AS CUSTOM

  Merk = ‘’

  Tinggi = 0

  Lebar = 0

 

  Procedure KirimSMS

  EndProc

 

  Procedure TerimaSMS

  EndProc

 

ENDDEFINE

 

Untuk menggunakan class ini caranya adalah :

    Obj = CreateObject(‘HP’)

 

Untuk membuat subclass dengan cara :

 

   DEFINE CLASS HP_NOKIA AS HP

       …

       …

   ENDDEFINE

 

 

Ø      Delphi

 

type

   HP = class;

   public

      Merk: string;

      Tinggi, Lebar: integer;

      procedure KirimSMS;virtual;

      procedure TerimaSMS;virtual;   

end;

 

Untuk menggunakan class ini caranya adalah :

    Obj : HP;

 

Untuk membuat subclass dengan cara :

  type

     HP_Nokia = class(HP);

     …

     …

  end;

 

Ø      Visual C++

 

Class HP

{

   public :

      char Merk;

      int Tinggi, Lebar;

      KirimSMS();

      TerimaSMS();

}

 

Untuk menggunakan class ini caranya adalah :

     HP Obj;

 

Untuk membuat subclass dengan cara :

     Class HP_Nokia : HP

     {

         ….

         ….

      }

 

Selesai