TESTSCAN LJK UN Software koreksi test/ujian berbasis LJK (Lembar Jawab Komputer) dengan memanfaatkan perangkat imagesscanner yang murah dan ekonomis.
SIPP DATA JEMAAT Software SIPP Modul Data Jemaat ini sangat berguna bagi gereja untuk memiliki informasi yang lengkap dan akurat mengenai jemaatnya.
SIMSEKO AKADEMIK SIMSEKO Akademik dan Kepegawaian, adalah software yang TELAH TERUJI membantu sekolah baik SD/SMP/MTs/SMA /MA/ maupun SMK dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan kegiatan akademik secara real-time dan terintegrasi.
SIMSEKO PERPUSTAKAAN
Dengan software Simseko Perpustakaan, segala aktivitas pengelolaan perpustakaan dapat dilaksanakan dengan lebih cepat dan efektif.
Rabu, 09 Maret 2011 - 09:02:40 WIB Microsofft anjurkan tinggalkan IE 6?? Diposting oleh : Administrator
Kategori: Internet & Web
- Dibaca: 1076 kali
Microsoft menganjurkan kepada para pemakai browser internetnya untuk meninggalkan Internet Explorer 6
(IE6). Tidak hanya sekadar usang, teknologi yang digunakan software
berumur satu dekade tersebut sudah terlalu kuno sehingga tidak aman.
Namun,
sampai sekarang jumlah pengguna IE6 tak juga habis meski sudah keluar
IE7, IE8, bahkan sebentar lagi IE9. Data terakhir yang dilansir Net
Applications pada 28 Februari 2011, ada 12 persen komputer di seluruh
dunia yang masih aktif mengakses internet menggunakan IE6. Memang turun 9
persen ketimbang tahun kemarin, namun masih terlalu berisiko.
Hal
inilah yang menjadi dasar Microsoft untuk memulai kampanye untuk
menghabisi IE6. Situs khusus pun dibuat untuk menghitung mundur kematian
IE6 beralamat di www.theie6countdown.com. Target kampanye ini adalah
mencapia jumlah pengguna IE6 di bawah 1 persen.
"Sekarang sudah
tahun 2011, IE6 telah menjadi browser yang umurnya 10 tahun. Berdasarkan
Net Applications, IE6 masih digunakan 12 persen pengguan di dunia.
Tujuan kami adalah menurunkannya di bawah 1 persen di seluruh dunia,"
kata Roger Capriotti, Direktur Marketing Produk IE dalam blog resmi
Microsoft, Jumat (4/3/2011) lalu.
Kenapa angka 1 persen yang
menjadi target Microsoft. Menghabisi sama sekali tentu sulit, namun
dengan persentase yang sangat kecil harapannya tidak ada lagi perusahaan
yang memilih tetap mendukung IE6 karena tidak lagi digunakan mayoritas
orang. Selama ini banyak perusahaan penyedia jasa dan layanan yang masih
enggan meninggalkan dukungan terhadap IE6 karena merasa maish banyak
yang menggunakannya.:
Situs tersebut menyajikan statistik pengguna
IE6 di berbagai negara. Negara terbesar yang masih banyak menggunakan
IE6 adalahChina dengan menyumbang 5,9 persen. Di Negeri Tirai Bambu ini,
pengguna IE6 masih mencapai 34,5 persen. Negara lain yang tingkat
persentase pengguna IE6 masih besar adalah Korea Selatan dengan 24,8
persen, India 12,3 persen, Taiwan 10,7 persen, Arab Saudi 10,7 persen,
dan Vietnam 10 persen. Pengguna IE6 di Indonesia tinggal 3,3 persen. Di
AS sendiri masih 2,9 persen.
Baru beberapa perusahaan besar yang
menyatakan tak lagi mendukung IE6, Misalnya Aten Design Group yang
melakukan upacara penguburan IE6 secara simbolis. Microsoft bahkan
mengirim bunga duka ke sana. Pada Januari 2010, Google menyatakan tidak
mendukung IE6 disusul Facebook di layanan chat miliknya pada 15
September.
Di situs ini Microsoft mengajak semua orang untuk
mengajak siapa saja yang masih menggunakan IE6 untuk meninggalkannya.
Ada 3 cara yang disiapkan.
Pertama, menyebarkan pesan dalam bentuk
banner di situs web. Telah disediakan script untuk ditambahkan di situs
web agar banner tersebut muncul hanya saat dikunjungi pengguna dengan
IE6. Isinya berupa statistik hitung mundur terakhir dan ajakan untuk
menggunakan browser yang lebih baru.
Cara kedua adalah melakukan
edukasi. Microsoft telah menyediakan halaman khusus sebagai sumber
informasi agar menggunakan browser yang lebih baru. Halaman ini
menjelaskan kekurangan IE6, namun lebih menawarkan kelebihan browser IE8
yang lebih baru. Selain itu, juga disediakan kleuntungan-keuntungan dan
best practice bagi perusahaan yang beralih dari IE6 ke browser yang
baru.
Terakhir adalah mengajak pengguna internet untuk menyebarkan pesan kampanye lewat Twitter dengan hashtag #ie6countdown.