TESTSCAN LJK UN Software koreksi test/ujian berbasis LJK (Lembar Jawab Komputer) dengan memanfaatkan perangkat imagesscanner yang murah dan ekonomis.
SIPP DATA JEMAAT Software SIPP Modul Data Jemaat ini sangat berguna bagi gereja untuk memiliki informasi yang lengkap dan akurat mengenai jemaatnya.
SIMSEKO AKADEMIK SIMSEKO Akademik dan Kepegawaian, adalah software yang TELAH TERUJI membantu sekolah baik SD/SMP/MTs/SMA /MA/ maupun SMK dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan kegiatan akademik secara real-time dan terintegrasi.
SIMSEKO PERPUSTAKAAN
Dengan software Simseko Perpustakaan, segala aktivitas pengelolaan perpustakaan dapat dilaksanakan dengan lebih cepat dan efektif.
Selasa, 20 Januari 2009 - 09:14:39 WIB Wow!! Keluarga Core Intel Ciptakan Prosesor “12 Otak” Diposting oleh : Andre Yanuar
Kategori: Hardware
- Dibaca: 53 kali
Dua bulan kedepan, September, mungkin bulan yang sangat ditunggu para
pengguna komputer, khususnya mereka yang mengikuti perkembangan
prosesor Intel. Diberitakan Intel konon bakal merilis prosesor
terbarunya yang bertajuk Core i5. Namun belum berhenti sampai di sini,
terdengar segelintir kabar yang beredar, prosesor Core i5 tidak akan
bertahan lama. Karena ‘adiknya’ akan segera menyusul dan disebutkan
bertajuk Core i9. Pengenalan penamaan prosesor Intel pun agaknya juga
akan ikut berubah. Jajaran Core 2 Duo (Dual Core) dan Core 2 Quad (Quad
Core) disebut akan berubah menjadi keluarga Core i3.
Gulftown yang dikabarkan akan muncul dengan nama Core i9 memiliki
prosesor yang secara fisik akan memiliki 6 otak (core), namun secara
sistem akan dikenali memiliki 12 otak (logical core). Dan mungkin
nantinya Core i9 akan lebih identik dengan sebutan prosesor “12 Otak”.
Prosesor dengan 6 core ini memiliki dukungan Hyper-threading di
masing-masing inti. Sehingga prosesor ini sanggup menangani 12 thread
sekaligus.
Intel belum memberikan tanggapan resmi mengenai 'mainan' terbaru
tersebut. Namun, menurut rumor yang beredar, prosesor “12 Otak” itu
disebut-sebut akan dirilis pada awal tahun 2010.